WHITELUCAS, Koleksi Minimalism di Bulan Ramadan




Oleh: Erfan Haryando

Putih tidak pernah salah. Itulah motto yang saya lekatkan pada diri sendiri setiap kali mengenakan pakaian berwarna putih, karena saya merasa aura positif selalu terpancar dari dalam diri.

Di samping itu, sinar “kegantengan” pun dapat dengan seketika keluar dan membius orang-orang di sekeliling untuk menatap penuh arti.

Mungkin juga, ini menjadi alasan desainer Minimalism — sebuah brand lokal yang identik dengan koleksi baju pria dengan warna-warna monokromatik — menciptakan desain terbarunya yang bertajuk WHITELUCAS collection.

WHITELUCAS terdiri dari kemeja yang penuh dengan detail dan modifikasi, sehingga unsur “kekinian” kental sekali terasa.

Kemeja putih tunik berkerah Shanghai, yang lazimnya dikenal dengan istilah baju koko yang biasa dikenakan oleh umat Muslim, terlihat sangat modern dengan detail ukuran kemeja yang lebih panjang dengan belahan di samping kanan dan kiri.

Apalagi jika dipadukan sederhana dengan black skinny pants. Membuat pemakainya terlihat amat chic dan fashionable. Sangat pas untuk dipakai di bulan Ramadan ini.

Koleksi WHITELUCAS dari Minimalism ini juga mengandalkan permainan kerah yang asimetris, membuat seluruh tampilan nampak berbeda. Bahkan hanya dengan permainan kancing yang jika dipadukan dengan jins belel robek, sudah cukup dapat membuat statement,“I am fashion”.

Semua koleksi WHITELUCAS ini dikemas dalam balutan warna putih tanpa ada penambahan warna lain. 

Pemilihan teen model Lucas Rey sebagai wajah koleksi WHITELUCAS ini juga memiliki daya tarik tersendiri. Minimalism seakan menularkan jiwa muda untuk setiap item dari koleksi yang diluncurkan kali ini.

Persis sama dengan misi desainer brand ini, yaitu forever young.


Comments