Cerita Perempuan: Jatuh Hati Pada Lelaki Pintar




Oleh: Ellise

Pujian seperti “Kamu seksi” atau “kamu cantik” adalah komplimen yang tidak pernah saya tanggapi sepenuhnya. Karena saya lebih dari itu.

Saya percaya bahwa saya dapat bekerja setara denganmu. Saya dapat mendominasi duniamu dengan otak saya, bukan penampilan saya.

Taklukan aku dengan pembahasan yang penuh dengan intelektual dan kecerdasanmu. Karena aku ingin berjalan sebagai pendampingmu, bukan pengikutmu. 

Thankfully, some men get me…

Pukul 6:30 di pagi hari, seperti robot yang sudah terprogram, saya bangun untuk memulai hari saya. Satu gelas air putih, satu buah apel menemani sambil saya duduk dengan kaos oblong besar di hadapan TV yang menyiarkan Fashion TV dan Bloomberg TV.

Tiga puluh menit berlalu, saya bergegas dengan rutinitas burpees 30 kali yang diikuti dengan persiapan saya bekerja.

Namun hari ini berbeda. Hari ini saya mengenakan outfit kesukaanku. Rambut tergerai beserta kacamata bacaku yang membuatku merasa “seksi” maksimal.

Kenapa? Karena saya akan bertemu denganmu.

Dengan minimal make-up dan sheer lipgloss, aku akan pergi menemuimu untuk lunch meeting siang nanti.

Kamu adalah seorang lelaki yang telah mencuri hatiku sebelum aku menyadarinya. Kepintaran dan ketegasanmu adalah hal yang sangat menarik untukku. Saya mau mengenalmu lebih dari rekan kerja.

Sesungguhnya penampilanmu tidaklah teralu penting. Intelektual milikmu lah yang membuatku terpaku.
I can’t wait to see you and do our business meeting.

From my truthful lips,
Ellise


Comments